Kesehatan

Penting Dipelajari : Mengetahui Kanker Payudara Dan Tumor Sejak Dini

Penting Dipelajari Mengetahui Kanker Payudara Dan Tumor Sejak Dini
Posted by Adelice





Perubahan sel kulit adalah gejala lain dari kanker payudara stadium awal. Perubahan ini menyebabkan payudara terasa nyeri, sensitif saat ditekan, dan rasa tidak nyaman. Rasa sakit digambarkan oleh beberapa orang sebagai sensasi terik.

Yang diketahui adalah faktor risiko kanker payudara, khususnya: Merokok dan paparan asap rokok (perokok pasif) Pola makan yang buruk (berat lemak, rendah serat, pengawet/pewarna) Menstruasi pertama kali pada usia kurang dari 12 tahun.

Benjolan yang menunjukkan kanker payudara biasanya memiliki permukaan yang tidak rata, rasa yang kuat, dan batas yang tidak pasti. Jika benjolan dekat dengan puting, puting akan tampak tertarik ke dalam dan lengket.

Benjolan di payudara harus dianggap sebagai tanda kanker, terutama jika ada penebalan di area payudara dan ketiak. Ya, jawaban dari pertanyaan di mana benjolan kanker payudara ditemukan adalah di payudara dan ketiak.

Berikut beberapa ciri kanker payudara yang paling sering terjadi: Di payudara atau ketiak, muncul tumor baru. Payudara membesar atau menebal. Iritasi atau lesung pipit pada kulit payudara.

Mengapa kanker payudara sangat berbahaya? Hal ini karena kanker payudara rentan menyebar ke kelenjar getah bening, demikian penjelasan dr Doddy. Kelenjar getah bening, di sisi lain, adalah salah satu organ terpenting dalam sistem pertahanan tubuh, memiliki banyak koneksi ke organ lain.

Makanan mentah juga harus dihindari. Pasien kanker payudara sangat rentan terhadap infeksi. Akibatnya, jauhi sumber infeksi seperti sushi mentah, telur, dan daging setengah matang.

Benjolan payudara biasanya disebabkan oleh masalah fibrosis atau kista. Kondisi ini merupakan kelainan non-kanker pada jaringan payudara. Perubahan ini dikenal sebagai perubahan payudara fibrokistik dan disertai dengan sejumlah gejala.

Benjolan kanker adalah benjolan atau pembengkakan yang muncul tanpa sebab yang jelas, berukuran besar, terasa keras, dan tidak nyaman untuk disentuh. Massa yang keras, tebal, memiliki permukaan yang tidak rata, dan tumbuh dengan cepat biasanya berbahaya (tumor ganas). Jika Anda menemukan tonjolan seperti ini, segera periksa ke dokter.

Meski tidak semua benjolan bersifat ganas, namun wanita harus mewaspadai tanda-tandanya dan melakukan pemeriksaan rutin. Benjolan pada payudara dapat disebabkan oleh tumor jinak, kelainan hormonal, infeksi, kista, atau trauma atau cedera tertentu, selain kanker payudara.

Untuk kesehatan payudara, kepada siapa Anda berkonsultasi? Menurut pendapat kami, Anda harus mencari saran dari ahli onkologi yang berspesialisasi dalam masalah payudara.

Meskipun kanker payudara terutama menyerang wanita di atas usia 40 tahun, Anda yang berusia antara 15 dan 34 tahun harus waspada. Setiap perubahan pada payudara Anda harus didiskusikan dengan dokter Anda. Anda dapat memverifikasinya sendiri di rumah dengan melakukan pemeriksaan rutin.

Kanker payudara adalah penyakit yang mengancam jiwa yang menyerang wanita. Kanker payudara adalah kanker paling sering kedua pada wanita setelah kanker paru-paru, menurut beberapa negara.

Kanker payudara merupakan kanker paling mematikan kedua di Indonesia. Di Indonesia, lebih dari 65.000 orang telah didiagnosis menderita kanker payudara. Korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 22.000 orang. Perawatan untuk jenis kanker ini rumit dan tergantung pada sejumlah faktor.

Pasien dengan kanker payudara stadium 0 dan 1 memiliki tingkat kelangsungan hidup 5 tahun. Pada tahap 2, 93 persen pasien memiliki tingkat kelangsungan hidup 5 tahun. Harapan hidup pada stadium 3 adalah 72 persen. Akhirnya, hanya 22% pasien di stadium 4 yang akan hidup setelah lima tahun.

Fibroadenoma adalah tumor payudara jinak yang menyerang gadis remaja dan wanita dewasa berusia antara 30 dan 35 tahun. Benjolan fibroadenoma di payudara biasanya keras, halus, tidak nyeri atau nyeri ringan, dan mudah bergerak saat disentuh.

Berbagai gangguan dapat menyebabkan benjolan di payudara kiri, termasuk kista, fibroadenoma, perubahan fibrokistik, cedera dan infeksi, dan keganasan. Penyebabnya hanya bisa ditentukan dengan diagnosis dokter.

Meskipun kanker dan tumor berbeda, mereka sering digunakan secara bergantian. Kanker adalah pertumbuhan ganas yang dapat menembus jaringan dan menyebar ke organ lain. Tumor, di sisi lain, adalah proliferasi sel-sel baru yang tidak selalu bersifat kanker.

Proses proliferasi sel dapat menyebabkan benjolan (tumor) menjadi lebih besar. Sel kanker mulai tumbuh di jaringan tertentu tempat mereka pertama kali terbentuk, seperti lapisan kandung kemih atau saluran payudara. Sel-sel kanker ini akan berkembang biak dan membelah, menghasilkan pembentukan tumor. Karena tidak tumbuh menjadi kanker, benjolan di tubuh yang tidak menyenangkan umumnya jinak dan tidak berbahaya.

Karena benjolan payudara jinak biasanya tidak berbahaya, mereka tidak memerlukan pengobatan. Benjolan bahkan bisa hilang dengan sendirinya dalam keadaan yang jarang terjadi. Fibroadenoma berkembang ketika sel-sel di kelenjar dan jaringan ikat payudara berkembang biak terlalu cepat. Pengaruh hormonal mungkin menjadi penyebab penyakit ini. Masalah ini dapat teratasi dengan sendirinya, tetapi jika berlanjut atau memburuk, Anda harus segera mencari pertolongan medis.






Leave A Comment