Metode yang tepat untuk memilih pencahayaan berkualitas tinggi adalah sesuatu yang harus dipikirkan oleh setiap pemilik rumah.
Kita harus memahami bahwa lampu lebih dari sekedar sumber cahaya.

Namun penting juga untuk menjaga suasana rumah, yang membuat penghuninya betah dan betah berlama-lama.

Oleh karena itu, menurut Yudith Nurwulan, Humas dan Pengembangan Bisnis di-Lite, diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang cara memilih lampu.

Lampu LED lebih lestari karena kinerjanya lebih efisien, selain mampu menghemat listrik.

2. Pilih lampu berkualitas tinggi
Kecerahan bohlam dapat digunakan untuk menentukan kualitasnya. Kecemerlangan dan pencahayaan lampu berkualitas tinggi tidak berkurang seiring waktu.

Masalah lain dengan pencahayaan berkualitas rendah adalah sulit untuk diganti. Warna iluminasi dapat berubah dari sebelumnya.

Selanjutnya, ada poin penting yang tidak boleh diabaikan, yaitu masalah lampu standar SNI.

“Periksa untuk melihat apakah lampu itu bersertifikat SNI dan bergaransi.”

“Kualitas lampunya bagus, dan garansinya sering lebih dari setahun,” ujar Yudith saat Media Gathering in-Lite.

Ketika lampu yang kita pilih sesuai dengan SNI dan bergaransi, pemilik rumah bisa santai mengetahui bahwa lampu tersebut benar-benar aman untuk digunakan.

“Saat kita membeli lampu berkualitas tinggi, kita dapat yakin bahwa itu akan bertahan dan bahwa kita akan menerima layanan pelanggan. Ketika ada masalah (selama penggunaan), kita dapat menelepon atau berkonsultasi” lanjutnya untuk mengklarifikasi.

3. Lakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan Anda
Cara memilih lampu yang tepat juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi ruang.

Misalnya di dalam kamar atau kamar tidur yang berfungsi sebagai tempat istirahat.

Alhasil, pemilihan lampu yang sesuai pun harus disesuaikan. Memilih lampu dengan suhu 2700 Kelvin, misalnya.

Lampu ini menghasilkan cahaya kekuningan yang membuat penghuninya merasa lebih betah.

“Kami tidak akan bisa tidur nyenyak jika kamar dibangun dengan lampu terang 6.000 kelvin.” Yudith menjelaskan.

Di dapur, setidaknya, kita membutuhkan pencahayaan yang lebih kuat.

Alhasil, tone warna dapur putih menjadi alternatif karena memiliki tampilan yang bersih.

4. Perubahan motif interior
Pencahayaan yang baik dapat membantu Anda menciptakan tema interior yang membuat Anda betah di rumah. Nuansa ruang tamu, misalnya, didominasi oleh furnitur berbahan kayu atau dinding berwarna krem.

Lampu dengan karakteristik yang memiliki suhu sekitar 3.000 kelvin adalah lampu yang ideal untuk dipilih.

Suhu lampu 3000 kelvin dapat menghasilkan warna kekuningan.

“Sebuah lampu 3000 kelvin menciptakan suasana yang lebih nyaman,” jelas Yudith.

Sementara itu, ruang tamu di ruangan lain tampaknya membutuhkan tampilan yang cerah, bersih, dan modern. 4.000 kelvin adalah suhu lampu yang ideal.






Leave a Reply